Berita

Pahlawan kemerdekaan India, Mahatma Gandhi/Net

Dunia

Menkeu Inggris Ajukan Pencetakan Uang Koin Dengan Gambar Mahatma Gandhi

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 | 11:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris tengah mempertimbangkan untuk mencetak uang koin dengan sosok pahlawan kemerdekaan India, Mahatma Gandhi. Itu dilakukan sebagai penghormatan dan meningkatnya dukungan terhadap etnis kulit hitam, Asia, dan minoritas lainnya.

Departemen Keuangan Inggris pada Sabtu malam (1/8) menyatakan, Menteri Keuangan Rishi Sunak telah mengajukan surat kepada Royal Mint Advisory Committee (RMAC) untuk meminta pengakuan terhadap individu-individu dari komunitas minoritas.

"RMAC saat ini sedang mempertimbangkan pencetakan koin untuk memperingati Gandhi," kata Departemen Keuangan seperti dikutip Reuters.


Dalam suratnya kepada RMAC, Sunak mengatakan anggota komunitas minoritas telah membuat "kontribusi besar" dan komite harus mempertimbangkan untuk mengakuinya dalam mata uang Inggris.

RMAC adalah komite independen yang terdiri dari para ahli yang merekomendasikan tema dan desain untuk koin.

Gandhi yang lahir pada 1869 sering disebut sebagai Bapak Bangsa India. Ia telah mengadvokasi untuk tanpa kekerasan sepanjang hidupnya dan memainkan peran kunci dalam perjuangan India dalam kemerdekaan. Hari ulang tahunnya, 2 Oktober, bahkan diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Internasional.

Pada 30 Januari 1948, ia dibunuh oleh seorang radikal Hindu, hanya beberapa bulan setelah ia memimpin India usai bebas dari pendudukan Inggris.

Saat ini, gelombang anti-rasisme telah membangun perhatian dunia terhadap kaum minoritas. Hal tersebut dipicu oleh meninggalnya lelaki kulit hitam, George Floyd pada 25 Mei di tangan seorang perwira polisi kulit putih.

Kematian Floyd pada akhirnya membangun aksi protes anti-rasisme di seluruh penjuru dunia di tengah pandemik Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya