Berita

Lee Man-Hee pemimpin sekte bernama Gereja Shincheonji Yesus ditangkap/Net

Dunia

Pemimpin Sekte Yang Menyebut Virus Corona Sebagai Kiriman Iblis Ditangkap Otoritas Korea Selatan

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 12:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Korea Selatan menangkap pendiri sekte Kristen Shincheonji  di pusat wabah infeksi Covid-19 terbesar di negara itu karena diduga menyembunyikan informasi penting pelacakan kontak dan pelanggaran lainnya pada hari Sabtu (1/8)

Lee Man-Hee merupakan pemimpin sekte bernama Gereja Shincheonji Yesus yang diketahui terkait dengan lebih dari 5.200 kasus virus corona, atau sekitar 36 persen dari total kasus positif di Korsel, dikutip dari Reuters, Sabtu (1/8).

Dengan angka itu, sekte Shincheonji menjadi klaster Corona terbesar di Korsel.


Jaksa menuduh pria berusia 89 tahun itu berkonspirasi dengan para pemimpin sekte lain untuk menahan informasi dari pihak berwenang selama puncak wabah di antara lebih dari 200 ribu pengikutnya.

Lee, menggambarkan virus corona sebagai ‘upaya iblis’ yang datang untuk menghentikan pertumbuhan sekte itu. Ia diduga menyembunyikan perincian tentang anggota dan tempat pertemuan mereka ketika pihak berwenang mencoba melacak rute infeksi pada Februari, dikutip dari kantor berita Yonhap via Reuters, Sabtu (1/8).

Lee juga diduga menggelapkan dana gereja sekitar 5,6 miliar won ( 4,7 juta dolar), termasuk sekitar 5 miliar won yang ia duga digunakan untuk membangun retret, kata Yonhap.

Sekte itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Lee prihatin dengan tuntutan pemerintah akan informasi pribadi anggota tetapi tidak pernah berusaha menyembunyikan apa pun.

Lee ditangkap segera setelah pengadilan di Distrik Suwon, selatan Seoul, menyetujui surat perintah itu.

Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut dari kejaksaan setempat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya