Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyarankan warga membersihkan masker dengan bensin/Net

Dunia

Bukan Guyonan, Duterte Sarankan Warga Bersihkan Masker Dengan Bensin

JUMAT, 31 JULI 2020 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini, masker menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan masker di tempat umum merupakan hal yang penting demi mencegah potensi penularan virus corona.

Meski begitu, mencuci dan membersihkan masker juga tidak kalah penting. Karena masker akan bekerja efektif menekan potensi penularan Covid-19 hanya jika dalam keadaan bersih.


Presiden Filipina Rodrigo Duterte memiliki versi sendiri soal cara membersihkan masker, yakni dengan menggunakan bensin.

Sebenarnya, dia telah membuat pernyataan tersebut pekan lalu. Namun sejumah pejabat di lingkarannya dengan cepat membuat pernyataan publik dan mengkoreksinya. Mereka menyebut bahwa pernyataan Duterte hanyalah guyonan.

Pejabat kesehatan setempat Maria Rosario Vergeire mengatakan bahwa masker kain harus dicuci dan dikeringkan secara normal, dan masker bedah diganti setelah digunakan.

Namun pada Jumat (31/7), Duterte menekankan lagi kepada publik bahwa penting untuk mendisinfeksi masker dengan bensin. Dia menekankan bahwa pernyataannya itu serius dan tidak bercanda.

"Mereka (kritikus) berkata, 'Duterte gila.' Bodoh! Jika saya gila, Anda yang harus menjadi presiden, bukan saya," kata Duterte dengan nada keras.

"Apa yang saya katakan itu benar. Jika alkohol tidak tersedia, terutama bagi orang miskin, pergi saja ke pompa bensin, dan gunakan (gas) untuk mendisinfeksi," jelasnya.

"Saya tidak bercanda," tekan Duterte, seperti dikabarkan BBC.

Sejauh ini, tidak ada bukti yang menyebutkan bahwa bensin dapat mensterilkan masker. Sebaliknya, kontak yang terlalu lama dengan bensin justru berpotensi menimbulkan bahaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya