Berita

Belajar online di rumah/Net

Nusantara

Pemprov DKI Didorong Gandeng Provider Demi Wifi Gratis Siswa

JUMAT, 31 JULI 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah banyak dikeluhkan oleh warga. Ini lantaran mereka kesulitan mengakses internet untuk anak bersekolah.

Atas alasan itu, anggota Komisi A DRPD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggandeng penyedia jasa layanan telekomunikasi (provider) menyediakan Wifi gratis bagi mereka.

"Ini menjadi persoalan baru, karena sekarang masyarakat itu susah ekonominya. Tetapi, ada tuntutan daring sekolah anaknya dan harus beli paket setiap hari," ujarnya kepada wartawan, Jumat (31/7).


Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini melanjutkan, Wifi gratis itu nantinya bisa disediakan bagi warga di pos RW setempat ataupun di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

"Ini harus dipikirkan Pemprov DKI, Wifi gratis untuk orang-orang miskin dan tidak mampu untuk anak mereka belajar," ujarnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta ini mengatakan, Komisi A telah menjadwalkan rapat bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) DKI Jakarta.

Namun, rapat itu sendiri batal lantaran gedung DPRD DKI ditutup selama lima hari, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2020 akibat adanya anggota dewan yang terpapar Covid-19.

"Saya punya rencana untuk mengungkapkan soal Wifi gratis ini di rapat, tapi batal karena ada penutupan kantor," kata Bung Hakim, sapaan akrabnya.

"Saya di Komisi A akan fokus untuk memperjuangan bagaimana WiFi di masyarakat bisa gratis," sambungnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya