Berita

Pejuang Taliban menghadiri pertemuan untuk merayakan kesepakatan AS-Taliban pada Maret 2020/Net

Dunia

Bom Bunuh Diri Jelang Idul Adha, 17 Orang Tewas Di Afghanistan

JUMAT, 31 JULI 2020 | 12:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jelang Idul Adha, serangan bom bunuh diri telah menewaskan 17 orang di provinsi Logar, Afghanistan. Ledakan itu terjadi menjelang gencatan senjata yang diumumkan oleh Taliban selama Idul Adha. Namun, Taliban membantah bertanggung jawab atas serangan itu.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan serangan itu tidak ada hubungannya dengan kelompok itu karena Taliban dan pemerintah Afghanistan telah menyetujui gencatan senjata tiga hari mulai Jumat (31/7) yang merupakan hari pertama Idul Adha.

Sementara, juru bicara gubernur Logar meyakini itu adalah bom mobil dari pelaku serangan bom bunuh diri.


"Serangan itu diyakini dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri," kata Dedar, seperti dikutip BBC, Jumat (31/7).

Sampai saat ini pihak ISIS belum memberi komentarnya.

Ledakan itu terjadi di dekat kantor gubernur dan di mana banyak orang berbelanja untuk lebaran.

Berbeda pendapat dengan Mujahid, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Tariq Arian mengatakan itu adalah serangan dari teroris.

"Teroris sekali lagi menyerang pada malam Idul Adha dan membunuh sejumlah warga negara kita," katanya.  

Ketika menyetujui kesepakatan genjatan senjata selama tiga hari, pihak Taliban berjanji akan membalas jika Pemerintah Afghanistan tidak mematuhinya dan berusaha menyerang mereka.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani juga telah memberi sinyal pertemuan dirinya dengan Taliban mulai pekan depan. Ada harapan gencatan senjata permanen tetapi pembicaraan terjait itu masih dalam pembahasan panjang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya