Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Retno Marsudi Desak Menlu China Hukum Para Pelaku Pelanggaran HAM Terhadap WNI ABK

KAMIS, 30 JULI 2020 | 18:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dalam beberapa waktu terakhir, kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap para awak Indonesia yang bekerja di kapal milik China mulai terbongkar satu per satu.

Pemerintah Indonesia melalui kementerian dan lembaga terkait mengaku sudah menghukum para agen penyalur anak buah kapal (ABK) yang dianggap bertanggung jawab.

Sementara itu, pemerintah China pun didesak untuk menindaklanjuti kasus pelanggaran HAM terhadap para WNI ABK sesuai dengan prosedur hukum. Poin ini juga menjadi agenda penting dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu Wang Yi secara daring pada Kamis (30/7).


"Saya sampaikan keprihatinan yang mendalam pemerintah Indonesia terhadap beberapa kasus yang menimpa ABK Indonesia di kapal-kapal ikan RRT," ujar Retno dalam konferensi pers virtual pada hari yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan telah menceritakan secara rinci kasus-kasus pelanggaran HAM yang menimpa para ABK. Ia juga meminta pemerintah China untuk menindaklanjuti laporan-laporan tersebut secara transparan.

"Secara khusus, saya meminta pemerintah RRT melakukan investigasi secara menyeluruh dan dilanjutkan dengan penegakkan hukum atas beberapa kasus kematian, pelarungan jenazah, dan kondisi kerja yang tidak layak," papar Retno.

"Saya juga mendesak pemerintah RRT untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagaimana yang telah dilakukan Indonesia terhadap agen-agen penyalur," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya