Berita

Mantan pemimpin Taiwan Lee Teng-hui/Net

Dunia

Rumah Sakit Tepis Isu Mantan Pemimpin Taiwan Lee Teng-hui Meninggal Dunia

RABU, 29 JULI 2020 | 13:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah rumah sakit Taipei menepis desas-desus yang mengatakan bahwa mantan pemimpin Taiwan Lee Teng-hui telah meninggal.

Rumor tentang kematian Lee mulai beredar pada hari Selasa (28/7) yang dipicu oleh laporan media yang menerangkan bahwa pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen dan wakilnya Lai Ching-te telah membatalkan rencana awal mereka dan mengunjungi Lee di rumah sakit.
Rumah Sakit Umum Veteran Taipei mengatakan pada hari ini Rabu (29/7) meskipun kesehatan Lee sedang tidak dalam kondisi ideal tetapi ia masih dalam perawatan, dan tidak seburuk yang diperkirakan.

Media Taiwan melaporkan bahwa kantor Lee telah memerintahkan rumah sakit untuk tidak mengungkapkan informasi Lee, dan rumah sakit itu sendiri juga mengatakan tidak dapat mengungkapkan rincian pribadi pasien.

Media Taiwan melaporkan bahwa kantor Lee telah memerintahkan rumah sakit untuk tidak mengungkapkan informasi Lee, dan rumah sakit itu sendiri juga mengatakan tidak dapat mengungkapkan rincian pribadi pasien.

Media lokal melaporkan bahwa Lee dalam keadaan koma dan kondisi kesehatannya "tidak baik."

Karena kesehatan Lee telah memburuk, desas-desus tentang kematiannya telah berulang kali berkobar dalam beberapa tahun terakhir.

Mantan pemimpin berusia 98 tahun itu dirawat di Rumah Sakit Umum Veteran Taipei pada awal Februari setelah tersedak saat minum segelas susu. Pada saat itu, ada desas-desus bahwa Lee telah meninggal dan dia telah terinfeksi virus corona.

Rumah sakit kemudian mendiagnosisnya dengan pneumonia, tetapi kondisinya sejak itu digambarkan stabil.

Pada akhir Februari, desas-desus beredar bahwa Lee telah meninggal karena virus, setelah seseorang membuat screenshot dari pengumuman kematian Lee di sebuah konferensi pers otoritas kesehatan Taiwan. Rumor itu kemudian dibantah.

Pada bulan Maret, desas-desus itu muncul lagi mengklaim bahwa Lee mengalami mati otak, yang kemudian dikonfirmasi oleh kantor Lee sebagai berita palsu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya