Berita

Sejumlah warga memakai masker saat berjalan di depan stasiun Pyongyang, Korea Utara pada 27 April 2020/Kyodo via Reuters

Dunia

Gerak Cepat, Ini Cara Korea Utara Cegah Infeksi Covid-19 Meluas

SELASA, 28 JULI 2020 | 23:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara bergerak cepat setelah satu kasus infeksi virus corona atau Covid-19 diumumkan pekan lalu. Kasus tersebut ditemukan pada seseorang yang baru kembali dari Korea Selatan.

Pemerintah Korea Utara melakukan lockdown atau penguncian kota perbatasan Kaesong segera setelah kasus pertama Covid-19 di negara itu dikonfirmasi.

Tidak lama setelah itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengumumkan keadaan darurat pada hari Minggu (26/7).


Menyusul keadaan darurat itu, pada Selasa (28/7), pemerintah Korea Utara mengumumkan sederet langkah pencegahan yang lebih agresif agar penularan virus corona tidak meluas di negara tersebut.

Mengutip Channel News Asia, di antara langkah pencegahan tersebut adalah melakukan karantina serta screening yang ketat di Kaesong. Selain itu, distribusi perangkat pengujian serta APD pun dilakukan sesegera mungkin.

Sementara itu, merujuk pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada Reuters awal pekan ini, otoritas Korea Utara telah melaporkan bahwa mereka telah melakukan tes Covid-19 pada 1.211 orang pada 16 Juli lalu. Semua orang yang dites dinyatakan negatif Covid-19.

Laporan yang sama juga mengatakan bahwa pada saat itu, sebanyak 696 warga negara berada di bawah karantina.

Selain itu, masih kata laporan yang sama, Korea Utara telah memiliki perangkat yang memadai untuk memfasilitasi 1.000 tes Covid-19.

Bukan hanya itu, di Korea Utara juga telah ada 15 laboratorium yang ditunjuk untuk melakukan tes Covid-19.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya