Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Sindir Gibran, PKS: Kompetisi Itu Mestinya Lawan Orang, Bukan Kotak Kosong

SELASA, 28 JULI 2020 | 16:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kota Solo menjadi sorotan di antara pilkada lain yang digelar serentak di tahun 2020. Ini lantaran putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka akan ikut bertarung memperebutkan kursi yang dulu pernah diduduki bapaknya.

Namun sorotan tidak hanya pada kehadiran putra Jokowi, melainkan adanya prediksi Gibran maju tanpa lawan. Ini mengingat porsi kursi di DPRD dan peta politik Solo yang sulit untuk menghadirkan sang lawan.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera pun menyayangkan jika proses demokrasi tidak sempurna terjadi di Solo. Artinya, Gibran bertarung melawan kotak kosong, bukan melawan pasangan lain.
 

 
“Tentu demokrasi itu identik dengan kompetisi, tidak ada kompetisi itu orang melawan kotak kosong,” tegasnya dalam acara Diskusi Forum Legislasi bertema “UU Pilkada dan Kekhawatiran Menguatnya Dinasti Politik” di Media Center DPR RI, Senayan, Selasa (28/7).

“Itu bukan demokrasi, mestinya orang lawan orang. Karena, kontestasi karya dan gagasan,” sindir Mardani.

PKS sendiri berencana mengusung tokoh baru untuk menjadi rival Gibran. Namun masih harus menggandeng minimal tiga parpol untuk dapat memenuhi ambang batas sebanyak 9 kursi dari 45 kursi yang ada. Di mana 30 kursi PDIP sudah diserahkan untuk rekomendasi Gibran.

Menurutnya, dengan adanya beberapa calon dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 justru malah memberikan ruang untuk berkompetisi secara sehat.

“Walaupun sekarang begini perlu digarisbawahi, ketika kita punya tiga, empat mereka tidak sedang bermusuhan mereka sedang berkompetisi. Mereka adalah suatu anak bangsa yang sama-sama mencintai negeri,” katanya.

Oleh karena itu, PKS membuka diri dengan partai lain agar tidak ada gelaran pilkada paslonnya hanya melawan kotak kosong.

“Sikap PKS terbuka berkoalisi dengan semua. Karena, kita menganggap semua partai punya tujuan yang sama mencintai negeri,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya