Berita

Kamrussamad dalam acara temu silaturahmi OJK/RMOL

Bisnis

Kalangan DPR Dukung Penempatan Dana PEN Untuk Bank Daerah

SENIN, 27 JULI 2020 | 14:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Penempatan Dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (Dana PEN) ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) disambut baik kalangan DPR. Langkah itu dinilai tepat untuk menyelamatkan ekonomi daerah di tengah pandemik Covid-19.

"Langkah pemerintah menempatkan dana ke sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) sebagai dana segar bagi perbankan adalah tepat untuk selamatkan ekonomi daerah," kata Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/7).

Ia meyakini, program Dana PEN untuk BPD yang anggatannya mencapai Rp11,5 triliun itu akan mampu menggerakkan sektor riil melalui program ketahanan pangan, ketahanan kesehatan dan ketahanan sektor riil.


Hanya saja, politisi Gerindra itu mengingatkan, penyaluran Dana PEN tersebut harus disertai bunga yang rendah, maksimal 6% dengan skema dan persyaratan penyaluran yang disederhanakan. Dan, program itu harus mampu menjangkau pelaku UMKM serta pelaku usaha baru, bukan hanya untuk nasabah lama.

“Dengan penjaminan Askrindo dan Jamkrindo serta subsidi bunga/margin sesuai PMK 85, skema ini seharusnya mampu membangkitkan sektor riil,” ujar dia optimis.

Kamrussamad menambahkan, meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran hingga jutaan orang sudah seharusnya menjadi warning bagi Pemerintah.

"Ini adalah langkah yang tepat, apalagi dalam kondisi seperti ini pemerintah daerah sangat butuh dukungan pemerintah pusat," tandas dia.  

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya