Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Percepat Penanganan Covid-19, Pemkab Ciamis Lakukan Pengadaan Alat Tes PCR

SENIN, 27 JULI 2020 | 11:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya mempercepat pemeriksaan tes swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis.

Hal ini dilakukan agar hasil tracing yang dilakukan tim satuan tugas di lapangan bisa cepat diketahui, sehingga Pemkab bisa segera mengambil tindakan saat ditemukan klaster baru Covid-19.

Demikian disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat, saat menggelar video conference di Pendopo Ciamis, Senin (27/7).


“Pemkab Ciamis sedang mempersiapkan untuk pengadaan alat PCR,” ujar Bupati Ciamis, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Hanya saja Herdiat tidak mengungkapkan berapa jumlah alat PCR yang dipersiapkan dan kapan peralatan tersebut tiba di Ciamis.

Sebelumnya, Jurubicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Ciamis, dr. Bayu Yudiawan, mengakui sample spesimen yang didapat tim satuan tugas tak bisa segera diketahui hasilnya dan dipublikasikan. Pasalnya, lanjut Bayu, Pemkab tak memiliki fasilitas untuk memeriksanya.

Menurut Bayu, spesimen swab dari Ciamis harus dikirim dulu ke Bandung untuk diperiksa di Labkesda Jawa Barat.

Pada awal Maret hingga Mei 2020, waktu tunggu hasil PCR dari Labkesda Jawa Barat berkisar 7-14 hari.

“Kita kirimkan hasil tes swab-nya ke Bandung. Masalah waktu tunggu awalnya menjadi kendala, karena cukup lama. Tapi sekarang sudah mulai membaik tidak sampai seminggu sudah bisa keluar,” ujar Bayu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya