Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Sempat Zero Kasus, Pemkab Garut Kembali Temukan 2 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

RABU, 22 JULI 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Gugus Tugas kembali mengkofirmasi ada dua orang warga Garut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi ini diungkap langsung Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita.

“Terdapat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak dua orang, yaitu seorang laki-laki (KC-29), usia 42 tahun asal Kecamatan Leuwigoong, dan seorang laki-laki (KC-30), usia 36 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul yang merupakan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatis) dan dilakukan isolasi mandiri,” beber Yeni dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/7).


“Berdasarkan Pedoman Terbaru dari Kementerian Kesehatan RI kasus dengan konfirmasi positif tanpa gejala dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari,” lanjut Yeni, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Dengan adanya kasus tersebut, maka total warga Garut yang positif menjadi 30 orang. Padahal sebelumnya, Garut sudah sempat zero kasus alias tak ada penambahan kasus baru.

Rinciannya adalah 1 orang isolasi mandiri, 1 orang dalam perawatan, 25 orang dinyatakan sembuh, dan 3 orang meninggal.

“Covid-19 merupakan penyakit yang tingkat penularannya cukup tinggi, sehingga perlu upaya pencegahan untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan melibatkan semua unsur yang ada di masyarakat, baik pemerintah, dunia usaha serta komponen masyarakat lainnya,” katanya.

“Salah satu upaya melalui penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun yang mudah diakses pada tempat dan fasilitas umum,” tambahnya.

Yeni pun mengingatkan warga untuk selalu menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemik Covid-19 ini dengan menjalakan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru). Di antaranya sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari kerumunan serta menghindari kontak fisik seperti jabat tangan dan lainnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya