Berita

Tentara dan sukarelawan membuat tanggul untuk mencegah banjir/Net

Dunia

China Ledakkan Bendungan Chuhe, 1,8 Juta Orang Dievakuasi

SENIN, 20 JULI 2020 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China tengah menghadapi ancaman banjir besar yang diperkirakan akan terjadi pada pekan ini. Meminimalisir bencana, pihak berwenang akhirnya terpaksa meledakkan bendungan di Sungai Chuhe, Provinsi Anhui untuk melepaskan air dengan segera.

Dari laporan televisi CCTV, pihak berwenang meledakkan bendungan dengan bahan peledak pada Minggu pagi (20/7). Langkah tersebut membuat ketinggian air akhirnya menurun hingga 70 cm.

Mengutip Dawn, selain meledakkan bendungan Sungai Chuhe, pekan lalu, pihak berwenang juga membuka langsung tiga pintu air Bendungan Tiga Ngarai raksasa di Yangtze, ketika permukaan air sudah melebihi 15 meter di atas tingkat banjir.


Pembukaan bendungan dilakukan karena puncak banjir diperkirakan akan terjadi pada Selasa (21/7). Di tempat lain, para tentara dan sukarelawan berusaha untuk membuat tanggul dengan karung pasir dan batu.

Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 150 korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor, 23 korban meninggal pada Kamis (16/7).

Meledakkan bendungan dan tanggul untuk membuang air dengan segera merupakan langkah ekstrem yang kerap dilakukan pemerintah China ketika banjir besar datang. Opsi ini dilakukan pada 1998, ketika banjir menghancurkan tiga juta rumah dengan dua ribu orang meninggal.

Kementerian Manajemen Darurat melaporkan, ada 1,8 juta orang yang dievakuasi dalam bencana banjir kali ini. Total kerugiannya pun diperkirakan lebih dari 49 miliar yuan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya