Berita

Pakar Politik Angela Elibegova/Net

Dunia

Pakar: Azerbaijan Siapkan Perang Propaganda Dan Retas Akun Orang-orang Armenia

SENIN, 20 JULI 2020 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakar politik menyoroti sikap Azerbaijan yang masih saja mengancam dan melancarkan perang informasi melawan Armenia. Bahkan belakangan Azerbaijan juga meretas akun-akun orang Armenia setelah sebelumnya mengancam akan membom pembangkit listrik Armenia.

"Pihak Azerbaijan memberi kami 'hadiah luar biasa' yang mengancam hampir seluruh wilayah. Penting untuk terus membicarakan hal ini di semua struktur internasional dan membawanya ke perhatian masyarakat internasional," ujar Angela Elibegova, seperti dikutip dari New Am, Minggu (19/7).

Ia juga mengingatkan, mestinya Armenia bisa mengambil keuntungan dari semua ancaman Azerbaijan. Dengan adanya ancaman itu, dunia internasional bisa menilai bagaimana  sesungguhnya sikap Azerbaijan. Elibegova juga mengungkapkan bagaimana kemudian Presiden Azerbaijan memecat Menteri Luar Negeri-nya,  Elmar Mammadyarov.


"Saya tidak membayangkan bahwa Menlu yang baru akan  terlibat dalam proses negosiasi konflik ini dalam beberapa bulan ke depan," ujar Elibegova.  

Dipecatnya Mammadyarov tidak terkait dengan aksi militer, menurutnya, tetapi dengan niat untuk melakukan beberapa perubahan domestik. Elibegova juga tidak mengesampingkan kemungkinan adanya pemecatan menteri-menteri lainnya.

"Sebelum permusuhan ini, ada pembicaraan mengenai Menteri Pertahanan Zakir Hasanov. Jika sekarang dia tidak mencatat keberhasilan, maka sangat mungkin bahwa dia juga akan menjadi sasaran pemecatan berikutnya," katanya.

Mengenai pernyataan juru bicara Kementerian Pertahanan Azerbaijan yang mengancam akan membombardir pembangkit listrik tenaga nuklir Armenia, Elibegova menyerukan agar Armenia bisa menarik perhatian dunia internasional terhadap ancaman itu.

Pasca pecahnya konflik di perbatasan, Azerbaijan semakin massif melancarkan perang informasi dan menyebarkan informasi yang keliru. Elibegova mencatat, bahkan sebelum pecahnya konflik ini, Azerbaijan telah mempersiapkan perang propaganda untuk jatuhkan Armenia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya