Berita

Ketua Bidang Perencanaan PKS, Bukhori Yusuf/Net

Politik

Sendirian Di Solo, PKS: Politik Itu Dinamis, Bisa Injury Time

SENIN, 20 JULI 2020 | 05:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi satu-satunya yang belum menentukan dukungannya dalam Pilkada Solo. Pemilik 5 kursi di DPRD Solo ini pun masih butuh empat kursi lagi bila hendak mengajukan calon sendiri.

Untuk saat ini, PKS belum berpikiran untuk menggandeng parpol lain untuk melawan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa, di mana mayortas parpol sudah mengisyaratkan memberi dukungan kepada pasangan tersebut. PKS masih menunggu.

“Kita lihat situasi eksternal yang berkembang, politik itu kan dinamis, enggak bisa dipungkiri sekarang. Jadi, situasi itu kan masih cukup waktu, kan masih Desember. Jadi, tidak usah tergesa-gesa sekarang,” ujar Ketua Bidang Perencanaan PKS, Bukhori Yusuf kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/7).


Dia mengatakan, sejauh ini PKS telah melakukan lobi politik dengan sejumlah partai. Namun untuk Pilkada 2020, PKS memiliki sikap politik yang harus dihormati pihak lain.

“Jadi, PKS berkomunikasi dengan siapapun dan juga PKS punya prinsip-prinsip yang harus kemudian dijunjung tinggi di internal PKS maupun juga dihormati yang lain,” paparnya.

“PKS punya suatu hal yang sifatnya prinsip, yang sifatnya ketetapan yang tidak harus diambil tergesa-gesa. Nah, Pilkada yang ada di Solo memiliki dua hal, satu sifatnya dinamis, yang kedua adalah menyikapinya tidak boleh tergesa-gesa,” katanya.

Ia khawatir bila pihaknya mengambil keputusan secara terburu-buru, hasilnya justru akan negatif bagi partai pimpinan Sohibul Iman ini.

“Situasinya kan terus berkembang. Jangan sampai kita justru tegesa-gesa sehingga kita menjerumuskan ke dalam sebuah keputusan yang akan membuat mendepak diri sendiri,” urainya.

Bukhori menegaskan, hingga saat ini PKS belum menentukan sikap apakah akan mendukung Gibran atau berkolaborasi dengan partai lain untuk mencari tokoh melawan putra pertama Jokowi itu di pertarungan Pilwakot Solo.

“Belum, PKS sampai sekarang belum ambil sikap karena politik itu bisa-bisa di injury time,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya