Berita

Barcelona kembali dikunci setelah melaporkan lonjakan kasus baru Covid-19/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Merayap Naik, Barcelona Di-Lockdown Lagi

MINGGU, 19 JULI 2020 | 09:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah membuat pemerintah Spanyol kembali mengunci Barcelona. Langkah tersebut hanya berselang sebulan setelah pemerintah mencabut status keadaan darurat di Spanyol.

Sebagian besar jalanan di Barcelona terlihat kosong pada Sabtu (18/7). Jutaan orang diperintahkan untuk tetap tinggal di rumah.

Dalam sebuah pengumuman yang dirilis pada Jumat (17/7), pemerintah daerah Catalan mendesak hampir empat juta penduduknya untuk tinggal di rumah kecuali mendesak. Pemerintah juga melarang pertemuan lebih dari 10 orang, menutup bioskop, dan klub malam.


"Ini bencana," ujar Maria Quintana, seorang pemilik bar yang hanya melihat teras tempat usahanya di dekat Sagrada Familia kosong, mengutip AFP

"Kami baru saja mulai melihat hal-hal hidup kembali dengan kedatangan beberapa wisatawan asing, jadi ini adalah langkah mundur," lanjutnya.

Dengan larangan layanan konter, tidak ada kursi di bar, dan tidak ada pelanggan di luar juga, di mana meja-meja ditempatkan dengan baik.

Bulan lalu, pemerintah Spanyol telah mencabut kuncian nasional yang membuat 47 penduduknya didesak untuk tidak keluar rumah guna menghambat penyebaran virus. Namun seminggu terakhir, ada 800 kasus Covid-19 yang dilaporkan di Barcelona, memicu kekhawatiran akan adanya gelombang kedua infeksi.

Saat ini, Spanyol sendiri sudah melaporkan 260.255 kasus Covid-19 secara nasional dengan 28.420 kematian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya