Berita

Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Janji Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Piutang Pajak

JUMAT, 17 JULI 2020 | 00:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji bakal menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas LKPP tahun 2019 lantaran terdapat beberapa temuan terkait sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Salah satunya pelemahan terhadap dalam penatausahaan Piutang Perpajakan pada Direktorat Jenderal Pajak pada tahun 2019.

Sri Mulyani berkomitmen pemerintah dengan sangat serius untuk terus mengupayakan agar angka koreksi piutang tersebut dapat semakin berkurang.


“Pemerintah telah mulai mengimplementasikan Revenue Accounting System (RAS) secara nasional pada tanggal 1 Juli 2020,” kata Sri dalam rapat paripurna bersama DPR RI, gedung kura-kura, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (16/7).

Menurutnya, dengan penerapan sistem RAS ini diharapkan agar pemutakhiran dan validasi data piutang bisa dilakukan pada setiap transaksi, sehingga saldo piutang dapat diketahui secara realtime.

Diketahui dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPP 2019 BPK menemukan adanya saldo piutang perpajakan tahun 2019 naik sebesar 16,22 persen sebesar Rp 94,69 triliun dari Rp 81,47 triliun.

BPK menilai baik Ditjen Perpajakan dan Ditjen Bea Cukai masih memiliki kelemahan dalam menatausahakam piutang perpajakan. Tercatat hingga 31 Desember 2019 kemarin, saldo piutang perpajakan DJP senilai Rp 72,63 triliun sedangkan pada DJBC senilai Rp 22,06 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya