Berita

Presiden Jokowi (kanan) dan Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Banyak APBD Anjlok Imbas Corona, Jokowi Siapkan Rp 15 T Untuk Pinjaman Daerah

KAMIS, 16 JULI 2020 | 03:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintahan Joko Widodo dikatakan terus berusaha keras mengatasi krisis yang disebabkan pandemik virus corona baru (Covid-19).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku saat ini Presiden Joko Widodo tengah memberikan perhatian besar kepada seluruh daerah di tengah situasi krisis akibat pandemik Covid-19.

Perhatian Jokowi, kata Sri Mulyani didasarkan pada penurunan dana APBD yang diterima sejumlah daerah. Anjloknya penerimaan APBD itu karena hantaman keras wabah virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.


"Sekarang presiden memberikan perhatian ke daerah, daerah-daerah ini kan mengalami situasi APBDnya berubah sangat besar, PAD-nya turun besar PKBB-nya berubah. Sehingga, bulan-bulan ini kita akan segera mengakselerasi. Dalam Perpres 72/2020 memberikan alokasi hampir Rp 15 triliun untuk pinjaman daerah," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (15/7).

Menteri Keuangan dua periode ini menerangkan, beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat yang mengalami penurunan PAD sangat besar bisa melakukan pinjaman.

Selain itu, daerah yang tergantung pada pemasukan dari sektor wisata dan mengalami kemerosotan perdagangan seperti Bali dan Sulawesi Utara juga mendapat perhatian pemerintah.

Daerah-daerah tersebut bisa mengajukan pinjaman kepada pemerintah untuk menstimulus ekonomi daerahnya sendiri.

"Mereka bisa memberikan instrumen yaitu anggaran yang dengan suku sangat murah mereka menggunakan untuk pemulihan ekonomi di masing-masing daerah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya