Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gantikan Amerika Serikat, Orang Jerman Yakin China Bakal Jadi Negara Adikuasa

RABU, 15 JULI 2020 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pecahnya perang dagang yang disusul dengan perdebatan mengenai teori virus corona, membuat perseteruan China dan Amerika Serikat kian menebal. Perseteruan beserta konflik dan akibat-akibatnya, menggiring opini publik. Banyak yang menyoroti China bisa menyaingi AS bahkan menempati negara adikuasa.

Sebuah survey yang diselenggarakan YouGov mencatat hasil bahwa ada banyak orang Jerman yang yakin bahwa China akan menggantikan posisi Amerika Serikat sebagai negara adidaya atau super power dunia dalam beberapa dekade mendatang.

Survey dilakukan sepanjang 10-12 Juli diikuti responden sebanyak 4.054 orang Jerman yang berusia 18 tahun ke atas.


"Menurut Anda, negara mana, Amerika atau Cina, akan lebih adidaya dalam 50 tahun ke depan?

Sekitar 42 persen warga Jerman memberikan pendapatnya bahwa China akan menjadi negara adidaya menggantikan Amerika, seperti dikutip DW, Selasa (14/7)

Hanya 14 persen yang memberikan pendapat bahwa Amerika tetap  menjadi negara adidaya.

Sementara, 23 persen tidak dapat memberikan keputusan dan 22 persen tidak memberikan tanggapan atas pertanyaan

Kebanyakan suara yang berpendapat China akan menyalip Amerika sebagai negara adidaya berasal dari pendukung Partai Kiri sebesar 54 persen dan pendukung Demokrat Bebas dan partai Hijau sebesar 52 persen.

Sementara, pendapat yang menyatakan Amerika tetap menjadi negara adidaya kebanyakan pendukung partai Alternatif Jauh-Tengah untuk Jerman sebanyak 17 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya