Berita

Wakil Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi/Net

Politik

Achmad Baidowi: Pemilu Serentak 2019 Bikin Fokus Parpol Terpecah, Berat...

MINGGU, 12 JULI 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Adanya gelaran Pemilu 2019 yang dilakukan serentak antara pemilihan presiden dan pemilihan legislatif telah membuat fokus partai politik pecah.

Pengakuan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi yang disampaikan dalam bedah buku bertajuk 'Pemilu Serentak 2019: Catatan Pengalaman di Indonesia secara virtual', Minggu (12/7).

“Mayoritas memang mengalami pemecahan. Karena berat, satu sisi mikir Pilpres, satu sisi mikir lain, Pileg,” kata pria yang akrab disapa Awiek ini.


“Belum lagi kehendak mayoritas masyarakat di dapilnya (daerah pemilihan) berbeda,” imbuhnya.

Awiek menncontohkan daerah pemilihan di wilayahnya yakni Madura, PPP menjadi pengusung Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin. Sejumlah Caleg tidak fokus pada pencalonan legislatif tapi malah difokuskan dengan Pilpres.

“Mau tidak mau saya sebagai kader partai harus mengkampanyekannya. Tapi kan kehendak masyarakatnya, pendukung Prabowo-Sandi sejak periode 2014, itu pemilih fanatik di Madura, bahkan hasil pemilunya 80 persen dimenangkan 02,” katanya.

“Bisa dibayangkan, berapa rumitnya, caleg-caleg dari pengusung 01 untuk mengkampanyekan di dapil Jatim 11 yaitu Madura,” imbuhnya.

Awiek berkelakar, beruntung kader PPP mampu melewati ambang batas parlemen meski pada saat Pemilu harus difokuskan dengan Pilpres.

“Untung kita jago silat semua, sehingga saya bisa lolos dari perangkap-perangkap itu dan masuk 10 besar perolehan nasional, meski di dapil saya Prabowo dan Sandiaga yang menang. Dan sampai sekarang pertentangan masih terasa, padahal Prabowonya sudah di kabinet dan menjadi Menhan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya