Berita

Pegian media sosial Denny Siregar/Net

Politik

Komite Penggerak Nawacita Dukung Penuntasan Kasus Pencurian Data Denny Siregar

JUMAT, 10 JULI 2020 | 01:18 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pengusutan kasus dugaan pencurian data dan penyebarluasan data pribadi pelanggan Telkomsel terhadap pegiat media sosial Denny Siregar, mendapat dukungan dari Komite Penggerak Nawacita (KPN).

"KPN mendukung sepenuhnya penuntasan secara hukum atas kasus pencurian data dan penyebarluasan data pribadi yang menimpa saudara Denny Siregar," kata Pitono Adhi, perwakilan dari KPN, Kamis (9/7).

Sambil mengikuti perkembangannya, kata Pitono, KPN mendorong penuntasan kasus tersebut dan meminta agar jajaran komisaris dan direksi  PT Telkom sebagai induk perusahaan Telkomsel terlibat aktif dalam penyelesaian kasus tersebut.


"Agar tidak terjadi main tuduh, jajaran komisaris dengan dipimpin komisaris utama serta dewan direksi dengan segala kewenangan yang dimilikinya, perlu bergerak cepat menuntaskan masalah ini," ujarnya.

Menurut dia, kasus pencurian data dan penyebarluasan data pribadi Denny Siregar tersebut perlu ditelusuri dan diungkap siapa pelaku tindak kriminal tersebut hingga ke dalangnya.

"Terhadap mereka yang terbukti melakukan pelanggaran, pimpinan perusahaan perlu memberikan sanksi tegas dan terukur," tegasnya.

Sambungnya, langkah nyata segenap pimpinan perusahaan juga diperlukan guna memastikan agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lanjut Pitono, sudah selayaknya bila PT Telkom sebagai induk dari Telkomsel menaruh perhatian yang serius terhadap kasus ini.

"Perhatian serius diikuti dengan langkah-langkah nyata sebagaimana kami serukan tadi adalah juga wujud kepedulian negara, yang dalam hal ini salah satunya direpresentasikan oleh BUMN PT Telkom dalam upaya melindungi kerahasiaan data pribadi warga negara," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya