Berita

Tes massal Covid-19 di Jakarta Barat/RMOL

Kesehatan

Rapid Test Corona Massal, BIN Sasar Pegawai Walikota Jakarta Barat

RABU, 08 JULI 2020 | 16:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Intelijen Negara (BIN) terus berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Kali ini, BIN menggelar rapid test dan swab test massal di Halaman Kantor Walikota Jakarta Barat.

Rapid test maraton ini merupakan arahan langsung dari Kepala BIN, Jenderal (Purn) Budi Gunawan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, kantor Walikota Jakarta Barat merupakan kantor pelayanan publik yang berinteraksi dengan masyarakat. BIN menyasar para pegawai di lingkungan Walikota Jakarta Barat.


Staf Khusus Kepala BIN, Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono mengatakan, dalam rapid test ini, BIN menyasar para pegawai di lingkungan Walikota Jakarta Barat mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai lainnya.

Harapannya, melalui rapid test ini dapat membantu Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Ini khusus ditujukan kepada ASN yang ada di lingkup Jakbar juga ada dari BPN, Kejari dan instansi di lingkungan Walikota Jakbar," ucap Neno kepada wartawan di kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (8/7).

Neno mengatakan angka kasus di DKI Jakarta masih cukup tinggi. Namun, ia yakin dengan gelaran rapid test massal ini dapat memudahkan pemerintah setempat melakukan tracking. Ia juga mengingatkan akan pentingnya protokol kesehatan.

"Tingkat kesadaran ini yang penting dilakukan. Protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah harus dijalani seperti cuci tangan, jaga jarak dan lain-lain," ujarnya.

BIN menyediakan 2.000 kit rapid test dan menerjunkan dua unit Mobil Laboratorium PCR untuk melakukan uji swab test serta dua unit mobil ambulance.

Mobil laboratorium milik BIN ini diperuntukan untuk warga yang hasilnya menunjukan reaktif. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu 5 jam.

Mobile Laboratorium Covid-19 ini, merupakan laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Selain itu, BIN juga mengerahkan 40 tenaga medis dari Medical of Intelligence untuk menangani pegawai Walikota Jakbar mengikuti rapid test dan swab test.

Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi mengapresiasi langkah BIN yang gencar melakukan rapid test dan swab test maraton di sejumlah di Jabodetabek dan wilayah lainnya.

Rustam mengatakan, kegiatan BIN sungguh bermanfaat luar biasa. Rustam mengungkapkan pihaknya menyiapkan 2.380 pegawai di lingkungan Walikota Jakarta Barat untuk mengikuti kegiatan rapid test dan swab test massal ini.

Menurut Rustam, rapid test gratis sangat membantu mengingat biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan test cepat dan swab test cukup mahal.

"Kalau seadanya dilakukan oleh kantor Walikota Jakarta Barat biaya berapa untuk 2.300 sekian. Sementara kita konsentrasinya di tingkat provinsi. Jadi ini sangat membantu sekali," pungkas Rustam menambahkan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya