Berita

Ketum Golkar Airlangga Hartarto (kiri) saat menerima kedatangan Prabowo tahun lalu/Net

Politik

Bacaan Pengamat, Pertemuan Airlangga-Prabowo Pra Kondisi Pertarungan Pilpres 2024

SENIN, 06 JULI 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan politik antar elite partai kembali dilakukan di tengah merebaknya isu perombakan kabinet Indonesia Maju yang disuarakan oleh Presiden Jokowi pada Kamis (18/6) lalu.

Setelah menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrta, Agus Harimurti Yudhoyono, sore ini, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan politik dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Pertemuan politik dilakukan di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Pertemuan kedua pucuk pimpinan Partai ini menurut Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir sebagai upaya pra kondisi pertarungan pemilihan presiden pada 2024 mendatang.

Menurut Wempy, sampai saat ini sosok Prabowo masih menjadi magnet bagi seluruh masyarakat Indonesia. Alasan inilah kemudian yang membuat Partai Golkar harus melakukan komunikasi politik dengan pria yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan ini.

"Saya melihat hubungannya kuat yakni komunikasi politik antar elite mengarah ke pemilu 2024. Kemarin Golkar didatangi AHY, sekarang bertemu dengan Prabowo, karena kekuatan figur Prabowo di tengah masyarakat masih diterima masyarakat," demikin analisa Wempy saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/7).

Lebih lanjut, Wempy melihat selama ini Partai Golkar belum memiliki figur sekuat Prabowo, sehingga mau tidka mau Golkar mulai melakukan penjajakan politik untuk menghadapai Pilpres 2024 mendatang.

Selain itu, secara historis Golkar dan Gerindra mempunyai kedekatan ideologis, karena Prabowo sebelum melahirkan Gerindra merupakan kader partai berlambang Beringin.

"Hari ini opini di ruang publik mulai ramai bicara 2024, Muncul AHY dan Prabowo di tingkat elite mulai mempersiapkan diri apalagi Jokowi nggak bertarung lagi, makanya semua bermain bebas. Banyak yang merapat ke Prabowo karena sejauh ini sosok ini tidak ada tandingannya. Magnet Prabowo akan menyedot semua partai termasuk Golkar," demikian analisa Wempy.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya