Berita

Sebuah mural di jalanan Kota Kairo yang berisi pesan anti pelecehan dan ciptakan 'Kota yang Aman'/Net

Dunia

Pelaku Pelecehan Seksual Ratusan Mahasiswi Mesir Ditangkap, Akankah Pengaruh Sang Ayah Dapat Meloloskannya Lagi?

SENIN, 06 JULI 2020 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aparat keamanan Mesir menangkap pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 150 perempuan. Penangkapan ini setelah ramainya desakan dari masyarakat luas di dunia maya negara itu.

Para korban yang kebanyakan adalah mahasiswi menuntut pemerintah segera menangkap pria yang telah melakukan aksinya sejak 2018 itu. Keluhan dan laporan di media sosial berawal dari sekelompok mahasiswi American University in Cairo (AUC) yang meramaikan kasus ini.

Para mahasiswi mengaku pernah diperkosa, dilecehkan, dan diperas pria tersebut. Sumber keamanan Mesir mengatakan, pria yang tak disebutkan identitasnya itu ditangkap pada Sabtu.


Kejahatan yang dilakukan pria, yang tidak diungkapkan identitasnya itu karena berasal dari keluarga paling berpengaruh, adalah melecehkan dan memperkosa lalu memeras para korban dengan foto-foto sehingga bisa diperdaya lagi. Mirisnya, selain mahasiswi, ada pula korban siswi sekolah berusia 14 dan 15 tahun.

"Orang yang dituduh melecehkan perempuan-perempuan itu telah ditangkap dan akan menghadapi tuntutan sebagaimana tuduhan di media sosial," kata sumber tersebut, dikutip dari Arab News, Minggu (5/7).

Menurut laporan di akun Instagram, pemerkosaan dan pelecehan seksual terjadi setidaknya sejak 2018. Namun ada pula perempuan yang menyebutkan, aksi pelaku sudah berlangsung sejak dia duduk di bangku sekolah. Dewan Nasional Perempuan (NCW) juga mengajukan laporan resmi kepada jaksa penuntut umum untuk menyelidiki kasus ini.

"NCW mengikuti perkembangan di akun media sosial Instagram, yang diluncurkan oleh para perempuan yang melaporkan seorang pria memerkosa dan melecehkan mereka,"  bunyi keterangan NCW di Facebook. NCW juga mendesak para korban untuk membuat laporan resmi ke jaksa penuntut, sebab proses baru bisa berjalan jika para korban telah membuat laporan resmi.

Beberapa laporan online menyebutkan pelaku pernah berkuliah di American University in Cairo (AUC). Beberapa waktu lalu kampus menyatakan pria tersebut tidak lagi menjadi mahasiswanya sejak 2018.

Seorang perempuan yang mengenal pria itu mengungkapkan kepada aparat bahwa pelaku memiliki riwayat sebagai predator seksual sejak kecil. Pria itu berulang kali pindah sekolah terkait keluhan pelecehan seksual terhadap siswi. Namun, tidak ada yang bisa memproses hukuman terhadapnya karena ia dilindungi oleh ayahnya, seseorang yang paling berpengaruh.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya