Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Siap Bangun Pabrik Panel Surya Pertama, Erdogan: Negara Tanpa Energi Tidak Mungkin Bicara Keberadaban

SENIN, 06 JULI 2020 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah pandemik yang belum menampakkan akhir, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa Turki akan membuka pabrik panel surya terintegrasi pribumi pertamanya pada Agustus mendatang.

“Kami memastikan lebih dari 100 miliar dolar AS telah diinvestasikan dalam energi oleh sektor publik dan swasta selama 18 tahun terakhir,” kata Erdogan pada upacara peluncuran massal pembangkit listrik tenaga air melalui siaran video, Minggu (5/7).

Erdogan mengatakan, dalam lima bulan pertama tahun 2020, Turki telah meningkatkan produksi listriknya dari sumber-sumber domestik dan terbarukan menjadi 66 persen. Ia juga menambahkan bahwa tahun lalu Turki menduduki tempat kedua di Eropa dalam produksi energi listrik berdasarkan sumber daya terbarukan.


“Tidak mungkin bagi sebuah negara tanpa energi untuk berbicara tentang keberadaban," katanya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (6/7).

“Pada saat dunia telah menutup diri, Turki telah menunjukkan bahwa negara tidak menyerah pada pandemik tetapi malah mendukung investasi, produksi, dan lapangan kerja,” katanya.

Erdogan mengatakan dia percaya pembangkit listrik akan membuat Turki lebih kuat, karena itu adalah simbol pembangunan, kemajuan, dan pertumbuhan.

Dia menggarisbawahi bahwa pada 2002, Turki memiliki kapasitas daya terpasang 31.000 megawatt, sementara pada 2020 Turki telah mencapai hampir tiga kali lipat dari jumlah itu, yakni 91.000 megawatt.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya