Berita

Indonesia tidak melupakan isu Palestina di tengah pandemi Covid-19/Ilustrasi RMOL

Dunia

Covid-19 Tidak Hentikan Langkah Indonesia Perjuangkan Isu Palestina

MINGGU, 05 JULI 2020 | 21:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat hampir semua negara dan wilayah di dunia "kerepotan" sejak awal tahun ini, tidak terkecuali Indonesia.

Di tanah air, per akhir pekan ini (Minggu, 5/7), jumlah infeksi virus corona bahkan telah mencapai lebih dari 63 ribu kasus.

Namun, meski disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri, bukan berarti Indonesia melupakan isu hangat di ranah internasional, seperti Palestina.


Sebaliknya, Indonesia tetap lantang menyuarakan diplomasi mendukung Palestina di tengah rencana Israel menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat Palestina bulan ini.

"Indonesia aktif membangun koalisi internasional lawan rencana aneksasi Israel," tegas jurubicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam diskusi virtual bertajuk "Membaca Diplomasi Indonesia", Minggu (5/7).

Dia menekankan, diplomasi dan politik luar negeri tetap dijalankan sembari menangani pandemi Covid-19.

"Fokus politik luar negeri tetap dijalankan sambil urus Covid-19," kata Teuku.

"Diplomasi Indonesia tidak pernah vakum, tapi ada kondisi yang harus kita cepat melakukan penyesuaian," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya