Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un memimpin pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Pekerja Korea (WPK) pada Kamis, 2 Juli 2020/Ist

Dunia

Pimpin Pertemuan Partai Pekerja Korea, Kim Jong Un Bahas Penanganan Anti-Epidemi

MINGGU, 05 JULI 2020 | 11:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Pekerja Korea (WPK) untuk membahas kebijakan-kebijakan penting partai dan negara.

Pertemuan yang dilakukan di gedung kantor Komite Sentral WPK pada Kamis (2/7) tersebut juga dihadiri oleh berbagai pejabat.

Mulai dari pejabat Komite Sentral WPK yang bertindak sebagai pengamat, pejabat kabinet, kementerian dan lembaga nasional, Ketua Komite Partai Provinsi, Ketua Komite Rakyat Provinsi, komandan organ angkatan bersenjata, anggota markas darurat pusat anti-epidemi, hingga pejabat bidang konstruksi.
Di dalam pertemuan, Kim Jong Un sebagai Ketua WPK sekaligus Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata memberikan poin-poin penting.

Di dalam pertemuan, Kim Jong Un sebagai Ketua WPK sekaligus Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata memberikan poin-poin penting.

Agenda pertama terkait dengan evaluasi penanganan anti-epidemi selama enam bulan terakhir dan konsolidasi kerja darurat anti-epidemi negara.

Tekait hal tersebut, Kim mengatakan Korea Utara berhasil mencegah masuknya virus corona baru dan mempertahankan situasi anti-epidemi yang stabil secara nasional, meski seluruh dunia tengah dilanda krisis kesehatan.

Menurutnya, "keberhasilan yang bersinar" tersebut terjadi karena semangat sukarela dan konsolidasi yang kuat.

Meski begitu, Kim menekankan pentingnya kewaspadaan maksimal tanpa berpuas diri atau bahkan melakukan relaksasi, mengingat penyakit menular tersebut masih bertebaran di negara-negara tetangga.

Ia juga memberikan kritik atas pelanggaran aturan anti-epidemi darurat di kalangan pejabat yang berpotensi menghasilkan krisis yang tak terbayangkan.

Untuk itu, ia mengatakan perlunya langkah-langkah yang lebih teliti dan substansial untuk melakukan pekerjaan organisasi dan politik yang efektif sembari tetap mengamati keadaan darurat anti-epidemi.

Selanjutnya, dalam agenda kedua, Kim membahas pembangunan Rumah Sakit Umum Pyongyang dan langkah-langkah dukungan kemanusiaan, termasuk teknologi dan pasokan media.

Kim mengaku puas dengan kemajuan konstruksi yang ada dan mengapresiasi para pekerja.

Kim mengatakan, langkah-langkah nasional yang kuat telah diambil untuk menyelesaikan persoalan rumah sakit. Ia menjamin akan memberikan layanan medis paling canggih, sesuai dengan standar dunia.

Selain dua agenda tersebut, ada beberapa isu lain di luar kepartaian yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya