Berita

Warga menunjukkan kartu identitasnya di sebuah pos pemeriksaan di La Paz/Net

Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19

SABTU, 04 JULI 2020 | 17:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angka kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir di Bolivia mengalami penambahan yang cukup pesat. Kondisi ini pun membuat otoritas kesehatan di negara itu sangat kewalahan.

Cochabamba, sebuah kota di wilayah tengah Bolivia, menjadi area paling terpukul oleh virus corona. Pemerintah di sana membuat kuburan massal untuk memakamkan pasien-pasien yang baru saja meninggal karena virus corona. Kuuran massal itu juga dibuat di beberapa wilayah lainnya yang memiliki kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Seorang pengurus rumah duka di Cochabamba, Raquel Loaiza, menceritakan masyarakat yang meninggal karena sebab alami sudah dimakamkan, namun mereka yang wafat karena infeksi virus corona atau Covid-19 sedikit terbengkalai, dikutip dari Reuters.


Sekitar 135 jenazah pasien virus corona menunggu dimakamkan. Menurut Loaiza, kesulitan memakamkan pasien meninggal karena virus corona yang sesuai protocol kesehatan, telah menimbulkan keresahan atas kemungkinan adanya infeksi baru di daerah sekitar pemakaman.

Atas dasar itulah mengapa pemerintah memilih membuat kuburan massal.

Infeksi virus corona di Bolivia pertama kali terjadi pada 10 Maret 2020. Kasus virus corona di sana mengalami kenaikan setelah aturan ruang gerak masyarakat dilonggarkan demi menghidupkan perekonomian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya