Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi tiba di Ladakh, Himalaya utara/Net

Dunia

PM Modi Kunjungi Lokasi Pertempuran Tentara India-China Di Perbatasan Himalaya

JUMAT, 03 JULI 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri India, Narendra Modi mengunjungi perbatasan di Ladakh, Himalaya utara. Itu adalah lokasi di mana pasukan tentara India dan China bertempur atas wilayah yang disengketakan beberapa pekan lalu.

Dalam kunjungan mendadak pada Jumat (3/7) tersebut, Modi didampingi oleh Kepala Staf Pertahanan Jenderal Bipin Rawat dan Kepala Pasukan Jenderal Manoj Mukund Naravane, melansir Reuters.

Setibanya di Ladakh, Modi langsung menuju Nimu, salah satu lokasi terdepan di perbatasan. Nimu terletak di 11.000 kaki dan di antara medan yang berat. Wilayah tersebut dikeliling Zanskar Range dan tepi Sungai Indus.


Melansir Sputnik, di sana, Modi berinteraksi dengan para personel tentara.

Modi selama ini telah mendapatkan tekanan dan berbagai kritikan, khususnya dari oposisi terkait dengan isu sengketa dan pertempuran di perbatasan. Modi dianggap diam dan bersembunyi dari isu tersebut.

Pada 15 Juni, tentara India dan China terlibat pertempuran mematikan di dataran tinggi di Lembah Galwan. Pertempuran tersebut menyebabkan 20 tentara India tewas dan 76 lainnya terluka.

China sendiri belum mengungkapkan jumlah korban di pihaknya. Namun, India mengatakan, jumlah korban di China dua kali lipat darinya, yaitu 40 tentara tewas.

Keduanya saling menyalahkan atas insiden tersebut, di mana baik India dan China menuding salah satu dari mereka telah melanggar garis perbatasan.

Di tengah pertikaian tersebut, India dilaporkan sudah menyepakati pembelian 33 jet tempur dari Rusia, yaitu 21 MiG-29 dan 12 Su-30.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri India dan China mengatakan kedua belah pihak akan tetap melanjutkan resolusi damai untuk perselisihan di perbatasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya