Berita

Peta sebagian Laut China Selatan yang menjadi sengketa antara China dan beberapa negara ASEAN/net

Dunia

Bela Vietnam, Filipina Kecam Latihan Militer China Di Laut China Selatan

JUMAT, 03 JULI 2020 | 10:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina ambil posisi, membela Vietnam dan mengecam China yang melakukan latihan militer di dekat Kepulauan Paracel.

Meski Kepulauan Paracel bukan menjadi wilayah sengketanya, Filipina menyatakan dengan vokal bahwa latihan militer China di sana sangat provokatif.

Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana pada Kamis (2/7), melansir CNA.


"Itu sangat memprihatinkan, kami melihatnya dengan khawatir. Melakukannya di daerah yang diperebutkan maka itu akan, Anda tahu, membunyikan lonceng alarm untuk semua penuntut," ujar Lorenzana.

"Itu sangat provokatif," tambahnya menekankan.

Pada Jumat (27/6), Administrasi Keselamatan Maritim Hainan mengumumkan bahwa China melakukan latihan lima hari dari Rabu (24/6) di dekat Kepulauan Paracel.

Kemudian Kementerian Luar Negeri Vietnam mengirim nota diplomatik ke China untuk memprotes latihan tersebut karena secara serius melanggar kedaulatan Vietnam.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Vietnam Le Thi Thu Hang mengatakan, latihan militer China semakin memperumit situasi, dan merusak hubungan dengan ASEAN.

Vietnam dan Filipina selama ini menjadi dua negara ASEAN yang paling  vokal terhadap penolakan klaim China di Laut China Selatan yang mengandalkan "sembilan garis putus-putus".

Filipina selama ini mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Spartly yang juga disengketakan dengan Vietnam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya