Berita

Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia Bela China: UU Keamanan Nasional Hong Kong Adalah Masalah Internal

JUMAT, 03 JULI 2020 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia punya pendapat dan arah yang berbeda soal UU keamanan nasional Hong Kong. Ia justru membela China di saat banyak negara lain justru mengecamnya.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova pada Kamis (2/7) menyebut UU keamanan nasional untuk Hong Kong merupakan murni urusan internal China.

"Jika kita semua menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Republik Raykat China, daya pikir tidak ada keraguan tentang itu, maka kita harus mempertimbangkan situasi di Hong Kong sebagai murni masalah internal China," ujarnya seperti dikutip Anadolu Agency.


"Ini juga menyiratkan posisi Rusia: kami secara tegas menentang campur tangan eksternal dalam hubungan antara pemerintah pusat dan salah satu wilayah negara itu," lanjutnya.

Sebelumnya, pada Selasa (30/6), Kongres Rakyat Nasional China telah mengesahkan UU tersebut yang kemudian ditandatangani oleh Presiden Xi Jinping.

UU tersebut berfungsi untuk menindak kejahatan nasional seperti pemisahan diri, subversi, terorisme, hingga campur tangan asing.

Banyak pihak yang menganggap UU tersebut bisa melemahkan kebijakan "satu negara, dua sistem" yang selama ini dianut China.

UU tersebut juga telah banyak dikritik dan dikecam oleh negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, hingga Australia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya