Berita

Carlos Alberto Decotelli/Net

Dunia

Baru Lima Hari Menjabat, Menteri Pendidikan Brasil Mengundurkan Diri Ketahuan Palsukan Catatan Akademis

RABU, 01 JULI 2020 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hanya berselang lima hari dari penunjukannya, Menteri Pendidikan Brasil pada Selasa (30/6) mengundurkan diri di tengah tuduhan pemalsuan catatan akademisnya.

Carlos Alberto Decotelli adalah orang kulit hitam pertama yang diangkat ke pemerintahan presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro.
Decotelli menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Bolsonaro di Brasilia, kata seorang juru bicara, Paulo Roberto. Pengunduran diri itu sekaligus mengakhiri kontroversi tentang asal-usul pendidikan sang menteri.

Bolsonaro menunjuk Decotelli pekan lalu sebagai pengganti Abraham Weintraub, yang mengundurkan diri pada pertengahan Juni lalu setelah terlibat dalam serangkaian kontroversi, termasuk membuat komentar rasis anti-China di Twitter.

Bolsonaro menunjuk Decotelli pekan lalu sebagai pengganti Abraham Weintraub, yang mengundurkan diri pada pertengahan Juni lalu setelah terlibat dalam serangkaian kontroversi, termasuk membuat komentar rasis anti-China di Twitter.

Decotelli mengklaim dia memegang gelar Master dari Yayasan Getulio Vargas Brasil, doktor dari Universitas Rosario Argentina dan doktoral dari Universitas Wuppertal Jerman.

Kredensial akademik sang menteri telah dielu-elukan oleh Bolsanaro dalam sebuah tweet yang mengumumkan pengangkatannya minggu lalu.
Namun, sebuah respon mengejutkan datang dari rektor Universitas Rosario pada Jumat (26/6). Dia mengatakan bahwa Decotelli belum mendapatkan gelar doktor di sana dan tidak pernah mempertahankan tesisnya, dikutip dari AFP, Rabu (1/6).

Pada hari Senin, menteri menjelaskan bahwa juri universitas telah memintanya untuk membuat perubahan pada tesisnya, tetapi dia kehabisan uang dan harus kembali ke Brasil.

Sementara itu, Universitas Wuppertal mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Decotelli belum mendapatkan gelar akademis di sana.
Decotelli juga dituduh menjiplak beberapa makalah akademik selama masa studinya di Brasil. Universitas Brasil mengatakan pada hari Selasa,sang menteri tidak menjadi profesor di sana dari 2016-2018, seperti yang dinyatakan dalam CV-nya.

Sejak Bolsonaro menjabat pada Januari 2019, pemerintahannya telah memberhentikan dan menerima pengunduran sekitar selusin menteri, karena kontroversi atau ketidakcocokan dengan presiden. Decotelli sendiri adalah menteri pendidikan ketiga dalam 18 bulan terakhir.

Sebelumnya, dua menteri kesehatan Brasil telah mengundurkan diri sejak awal pandemik coronavirus di Brasil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya