Berita

Buruh yang tergabung di SPN Kota Tangerang saat menerima Bansos dari Kemensos RI/Ist

Nusantara

Digandeng Kemensos, SNNU Bagikan 50 Ribu Paket Sembako Ke Masyarakat Terdampak Corona

SELASA, 30 JUNI 2020 | 23:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menggandeng Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) untuk mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) pemerintah terhadap masyarakat terdampak virus corona baru (Covid-19). Khususnya kalangan nahdliyin di Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang.

Puluhan ribu paket sembako itu dibagikan sejak Minggu (14/6) lalu. Beberapa kelompok masyarakat yang menjadi sasaran diantaranya, kelompok serikat buruh, Muslimat, Fatayat, Banser yang merasakan dampak langsung dari Pandemik Covid-19.

Mewakili para penerima Bansos, Ketua Persatuan Kiai dan Muballig Nusantara (PKMNu), Abdul Mujib mengatakan, 30 ribu paket yang telah ia salurkan sangat membantu masyarakat yang sedang kesulitan akibat pandemik Covid-19.


Masyarakat penerima mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama khususnya Ketua SNNU, Witjaksono yang telah memfasilitasi masyarakat sehingga tersentuh bantuan dari pemerintah.

"Kami mewakili seluruh penerima Bansos dari Kemensos meyampaikan banyak terima kasih ke Mas Witjaksono yang telah memfasilitasi, masyarakat senang karena selama ini belum pernah mendapatkan," demikian kata Kiai Mujib, Selasa (30/6).

Senada dengan Kiai Mujib, Anggota Kehormatan Serikat Pekerja Nasional (SPN), Agung Muji Restiono menyatakan 2.500 paket sembako dari Kemensos turut meringankan beban para buruh di Kota Tangerang.

Kata Agung, akibat pandemik Covid-19, buruh banyak mengalami kesulitan, apalagi bulan Juni-Juli para buruh terbebani biaya daftar ulang anaknya yang hendak bersekolah.

Setelah dirinya berdiskusi, kemudian SPN Tangerang mengajukan usulan ke Kemensos difasilitasi oleh Ketua SNNU Witjaksono dan akhirnya ribuan buruh yang dia dampingi mendaptkan bansos dari pemerintah.

"Alhamdulilah puji syukur bantuan dari presiden benar-benar dirasakan oleh kami buruh. Selama ini banyak buruh terdampak Corona tapi belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah," demikian kata Agung.

Perwakilan penerima di Jakarta Barat, Rois Syuriah PCNU Jakarta Barat, Kiai Gus Ronggolawe mengatakan, pada Selasa malam (30/6) pihaknya baru selesai mendistribusikan 8 ribu paket bantuan dari Kemensos.

Gus Ronggolawe mengatakan, setelah difasilitasi oleh Nahdlatul Ulama, khususnya Ketua SNNU, akhirnya para masyarakat nahdliyin yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemik Corona mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Beberapa kalangan yang menjadi penerima adalah Muslimat NU, Fatayat, Banser dan pengurus ranting NU di 69 Kelurahan dan 8 kecamatan.

"Alhamdulillah sangat terbantu Pak Jokowi,  Wapres dan pemerintah. Atas nama keluarga besar NU Jakarta Barat mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako. Selama ini kami belum pernah tercover menerima bantuan pemerintah," demikian kata Gus Ronggo.

SNNU sendiri akan terus melakukan pendistribusian puluhan ribu paket sembako ke berbagai sasaran masyarakat terdampak virus asal Kota Wuhan, China ini.

Pada Kamis (2/7), rencananya Ketua SNNU Witjaksono akan mendistribusikan bantuan Kemensos ke masyarakat pesisir di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya