Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Dunia

Susul Negara Lain, India Mulai Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Lokal Pada Manusia

SELASA, 30 JUNI 2020 | 11:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India akan melakukan uji coba vaksin yang dikembangkannya secara mandiri kepada warganya langsung mulai Juli. Mengikuti beberapa vaksin yang sudah terlebih dulu memulai uji klinis pada manusia.

Dilaporkan BBC, vaksin yang dinamakan Covaxin tersebut dikembangkan oleh Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad dan bekerja sama dengan Institut Nasional Virologi India dan Dewan Riset Medis India.

Dalam uji coba pada hewan, Covaxin terbukti aman dan memicu respons imun yang efektif.


Otoritas pengontrol obat India telah mengizinkan Bharat Biotech untuk mengadakan uji klinis manusia Tahap 1 dan 2 pada sukarelawan.

Menurut perusahaan, pengembangan vaksin secara lokal sangat penting mengingat adanya perbedaan antara strain di setiap wilayah, meski hal tersebut pun masih diteliti.

Sebelum Covaxin, Bharat Biotech juga sudah memproduksi 4 miliar dosis vaksin untuk H1N1 dan rotavirus.

Sementara itu, selain Bharat Biotech, perusahaan biofarmasi India lainnya juga ikut mengembangkan vaksin Covid-19. Seperti Zydus Cadilla yang tengah mengembangkan dua vaksin, lalu Biological E, Indian Immunologicals, dan Mynvax yang masing-masing mengembangkan satu vaksin.

Totalnya, ada sekitar lima vaksin buatan lokal yang sedang dalam tahap pengembangan.

Sementara itu, ada sekitar 120 program vaksin di dunia yang sedang berjalan. Beberapa vaksin potensial dari Amerika Serikat, Inggris, dan China saat ini pun sedang melakukan uji klinis pada manusia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya