Berita

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong/Net

Dunia

Adiknya Masuk Partai Oposisi, PM Singapura Pastikan Pemilu Bukan soal Konflik Keluarga

SELASA, 30 JUNI 2020 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perseteruan dua putra dari pendiri Singapura Lee Kuan Yew makin terlihat saja setelah sang adik juga ikut terjun ke dunia politik dan bergabung dengan oposisi melawan sang kakak pada pemilu mendatang.

Namun, Lee Hsien Loong menepis anggapan bahwa keputusan adiknya, Lee Hsien Yang, itu didasari atas konflik yang terjadi di antara mereka.

Lee mengatakan, pemilihan anggota parlemen ini bukan tentang perselisihan keluarga. Dia secara pribadi tidak mempermasalahkan jika Hsien Yang memutuskan bergabung ke partai oposisi yang baru didirikan, Progress Singapore Party (PSP).
"Dia berada dalam haknya sebagai warga negara. Pemilu ini bukan soal saya atau perselisihan keluarga antara saya dan adik saya," ucap Lee, seperti dikutip dari Reuters, Senin (29/6).

"Dia berada dalam haknya sebagai warga negara. Pemilu ini bukan soal saya atau perselisihan keluarga antara saya dan adik saya," ucap Lee, seperti dikutip dari Reuters, Senin (29/6).

Lee menuturkan, Pemilu yang akan di gelar pada 10 Juli mendatang adalah tentang masa depan Singapura yang saat ini sedang mengakami krisis paling serius dalam sejarah.

"Ini tentang masa depan Singapura di saat yang sangat menyedihkan dalam sejarah, ketika kita menghadapi krisis paling serius sejak kemerdekaan," ujar Lee.

Ia menekankan, yang terpenting saat ini bukan persaingan keluarga, tetapi lebih kepada tanggung jawab pada masalah kesehatan, lapangan kerja dan masa depan Negeri Singa itu.

Sebelumnya, Hsien Yang memutuskan bergabung dengan PSP.  Dia beralasan Partai Aksi Rakyat yang dipimpin sang kakak sudah hilang arah sejak ayah mereka meninggal dunia. Namun, dia sendiri belum memutuskan apakah akan menjadi kandidat perdana menteri dari partai tersebut atau tidak.

Dua bersaudara, Lee Hsien Loong dan Lee Hsien Yang, yang merupakan putra dari pendiri Singapura Lee Kuan Yew itu sudah terlibat perselisihan terkait kepemilikan rumah mendiang ayah mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya