Berita

Bomba Group sumbang ventilator canggih khusus Covid-19 kepada Gugus Tugas Covid-19/Ist

Kesehatan

Gugus Tugas Dapat Sumbangan Ventilator Canggih Khusus Covid-19

SELASA, 30 JUNI 2020 | 00:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bantuan alat kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 terus disalurkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Kali ini, giliran Bomba Group yang memberikan bantuan berupa 10 ventilator canggih khusus menangani pasien suspect Covid-19.

Pemberian bantuan diserahkan oleh Chief Agribusinnes Operation Officer Bomba Group, Pudjianto Gondosasmito dan diterima langsung oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo di ruanganya Lantai 10, Graha BNPB, Jakarta Pusat, Senin (29/6).

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Gugus Tugas dalam menangani Covid-19,” kata Pudjianto saat menyerahkan bantuan.


10 ventilator yang diserahkan bermerek Philips buatan Belanda dengan daya tekan 40, lebih tinggi dibanding ventilator yang digunakan untuk pasien Covid-19 pada umumnya. Ventilator ini juga memiliki kelebihan lain karena bisa digunakan noninvasif, yaitu selang tidak perlu dimasukan ke dalam tenggorokan sebagai alat bantu pernafasan.

“Kami juga berikan 5 monitor portable Philips Humy Fider dan 10 masker noninvasif sehingga efektif untuk menghancurkan dahak pasien Covid-19, alat ini cocok untuk daerah terpencil karena tidak repot penggunaanya,” jelas Pudji.

Pudji menambahkan, seaonventilator ini telah mendapatkan rekomendasi dari Food and Drug Adminitration (FDA) yakni Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.

“Terima kasih, ini kami langsung kirim ke RS Kariadi, Semarang, sisanya ke Indonesia Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat,” sambut Doni Monardo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya