Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Punya Relasi Internasional, Keberadaan Din Syamsuddin Penting Untuk ITB

MINGGU, 28 JUNI 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keberadaan Din Syamsuddin dianggap penting dari jabatannya menjadi anggota Wali Amanah Institut Teknoligi Bandung. Pasalnya, Din Syamsuddin memiliki relasi yang cukup baik di dunia internasional.

Pernyataan tersebut terlontar dari mantan aktivis Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, saat diwawancarai Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/6).

“Din Syamsuddin juga punya relasi yang luas baik di nasional dan dunia internasional, jadi kombinasi itu saya kira sangat penting bagi pengembangan Institut Teknologi Bandung di masa yang akan datang,” ujarnya.


Dia menambahkan, semenjak menjadi aktivis Muhammadiyah, Din Syamsuddin bukanlah orang yang radikal. Namun, lebih bersikap kritis dalam membangun bangsa Indonesia.

“Kalau perlu, menurut saya enggak apa-apa itu Din Syamsuddin diundang untuk diskusi di ITB,” katanya.

“Pak Din Syamsuddin itu ada kritik yang disampaikan, tapi kritik yang disampaikan dalam koridor kecintaannya terhadap bangsa kita,” imbuhnya.

Saleh teringat saat Din Syamsuddin ditanya soal komitmennya untuk membangun bangsa. Salah satu hal yang diucapkan Din yakni perihal prinsip daarul ahdi wa syahadah.

“Kalau kata beliau ini kita terikat dalam perjanjian primordial yang antara kita dan negara yaitu dalam bentuk Pancasila, UUD 1945,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya