Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat jadi pembicara di forum internasional/Net

Politik

Bagi Saleh Daulay, Din Syamsuddin Representasi Muslim Indonesia Di Forum Internasional

MINGGU, 28 JUNI 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Cap radikal yang disematkan alumni ITB pada Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin dinilai salah alamat.

Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menilai mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu merupakan sosok yang sangat moderat. Pernyataan itu bukan sembarang dia sampaikan. Melainkan berdasarkan dari kedekatannya saat menjabat ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah.

“Ya menurut saya tidak kontekstual, karena dianggap radikal, karena dia enggak radikal. Malah justru Pak Din itu sangat moderat,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/6).


Din Syamsuddin, sambung Saleh, merupakan orang yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Hal itu nampak, dengan didirikannya forum antar umat beragama (CDCC0 yang digarap Din Syamsuddin.

Selain itu, Din juga kerap menggelar dialog antar umat untuk menciptakan kedamaian di negeri ini.

“Dia hadir di acara Kristen, Buddha, Hindu bahkan ke luar negeri, ke acara-acara lintas agama,” urainya.

Selain itu, Din Syamsuddin juga menjadi representasi muslim Indonesia untuk menjadi pembicara di forum internasional yang membahas mengenai umat beragama.

“Dia sering ke acara interfaith lah, bagian dari untuk menunjukkan hormat kita pada agama lain,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya