Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY: Tolak RUU HIP, Fokus Tangani Corona Dan Dampaknya

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 18:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan, kedatangannya ke Kantor PBNU tidak hanya membahas permasalahan negara akibat Covid-19. Namun juga menbahas perihal RUU HIP yang menuai kontroversi.

"Terutama diskusikan berbagai hal terkait isu kontroversial hari ini, yaitu RUU HIP dengan Ketua Umum PBNU, Bapak Prof. KH. Said Aqil Siradj kemarin. Kami berdiskusi banyak hal, banyak aspek yang harus dikritisi," ujar AHY dalam acara diskusi daring, Jumat (26/6).

Secara tegas, AHY menyebut Demokrat menolak keras RUU HIP lantaran dinilai menimbulkan permasalahan baru di tengah musibah wabah virus corona yang tak tidak tahu kapan akan berakhir.


"Bahkan bisa menghadirkan setback, mundur ke belakang. Karena memang saat ini yang diperlukan kita semua adalah fokus dan energi untuk pandemik Covid-19," imbuhnya.

Dampak negatif dari Covid-19, lanjut AHY, tidak hanya menghantam aspek kesehatan, tapi juga aspek penyelamatan kehidupan ekonomi sosial.

"Kita tahu semakin banyak masyarakat kita yang mengalami kesulitan dalam kehidupam sehari-hari. Banyak yang lapar, yang kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan dan lainnya. Ini semua harus jadi perhatian dan fokus kita bersama," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya