Berita

Musisi Ahmad Dhani/Repro

Politik

Ahmad Dhani: Kapan Yang Usulkan Pancasila Jadi Trisila Dan Ekasila Akan Digebuk

SELASA, 23 JUNI 2020 | 21:41 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Musisi kondang Ahmad Dhani menagih janji pihak-pihak yang pernah sesumbar hendak menggebuk siapapun yang akan mengganti dasar negara Pancasila.

Dalam sebuah video yang diunggahnya di Youtube beberapa jam lalu, Ahmad Dhani menyisipkan rekaman sebuah talkshow bertajuk "Dewasa Berdemokrasi" yang diselenggarakan Kompas TV di tahun 2019.

Ahmad Dhani hadir sebagai salah seorang pembicara bersama lima orang lainnya. Dua di antaranya adalah Ketua GP Anshor Yaqut Cholil Quomas alias Gus Yaqut dan politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait.


Di dalam talkshow itu, Gus Yaqut dan Maruarar Sirait mengatakan mereka akan menggebuk siapa pun yang ingin mengganti dasar negara Pancasila. Dalam potongan talkshow itu, keduanya mempersoalkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Dua-duanya getol banget ingin menggebuk siapa saja yang ingin mengganti Pancasila. Sekarang kita bisa tagih mereka,” ujarnya

“Sudah jelas Pancasila mau diganti dengan trisila. Sudah pasti itu diganti. Kalau UU (HIP) itu diresmikan, disahkan, sudah pasti Pancasila akan diubah menjadi trisila. Bahkan mau diperas lagi jadi ekasila,” sambung Ahmad Dhani.

Dia bertanya, kapan kedua tokoh itu mau menggubuk pihak yang mengusulkan RUU HIP yang di dalamnya disebutkan soal trisila dan ekasila.

“Kapan kamu gebuk, kami sangat menanti,” demikian Ahmad Dhani.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya