Berita

Soekarwo (paling kiri) saat RUPS penentuan Komut PT Semen Indonesia yang baru/Ist

Bisnis

Gantikan Soekarwo, Rudiantara Ditetapkan Sebagai Komut PT Semen Indonesia

SABTU, 20 JUNI 2020 | 02:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisaris Utama (Komut) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang sebelumnya dijabat eks Gubernur Jawa Timur digantikan oleh eks Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Pengunduran diri mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) 2020 di Jakarta, Jumat (19/6).

Selain rapat pergantian Komut, RUPS PT Semen Indonesia juga melakukan persetujuan penetapan laba tahun berjalan tahun 2019 sebesar Rp 2,39 triliun.
 

 
“Rapat antara lain menyetujui penetapan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) tahun 2019 sebesar Rp 2,39 triliun yang diperuntukkan, dividen sebesar 10 persen atau Rp 239,22 miliar. Sisanya sebesar 90 persen atau Rp 2,15 triliun ditetapkan sebagai cadangan lainnya,” demikian penjelasan Direktur Utama Hendi Prio Santoso, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (19/6).

Tahun 2019, PT Semen Indonesia mencatatkan pendapatan sebesar Rp 40,37 triliun, naik 31,5 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai Rp 30,69 triliun. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,39 triliun. Laba per saham dasar tercatat Rp 403.

“Sedangkan kinerja penjualan SIG tahun 2019 secara konsolidasi mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 42,61 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan tersebut naik 28,5 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 33,17 ton,” demikian Hendi Prio Santoso.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya