Berita

Dirut PLN Zulkifli Zaini saat mengikuti RDP dengan Komisi VII DPR/RMOL

Politik

DPR Persoalkan Pola Komunikasi PLN Ke Masyarakat Buruk, Zulkifli Zaini: Kami Mohon Maaf

RABU, 17 JUNI 2020 | 22:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagian besar anggota Komisi VII DPR RI menyayangkan pola komunikasi buruk PLN terhadap masyarakat perihal melonjaknya tarif setrum tiga bulan terakhir ini.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini meminta maaf kepada 76 juta pelanggannya lantaran memiliki komunikasi buruk saat menjelaskan perihal meroketnya tagihan listrik.

“Sebagaimana disampaikan oleh bapak ibu sekalian, ternyata komunikasi yang kita lakukan belum cukup dan kami mohon maaf untuk itu,” ujar Zulkifli dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (17/6).


Zulkifli menerangkan, telah merumuskan informasi sesederhana mungkin agar dapat dipahami masyarakat baik secara langsung maupun melalui platform media sosial yang dimiliki PLN.

“Tidak hanya yang diperoleh akses media, dan juga yang terdidik, tapi juga kepada masyarakat di pedesaan dan lain-lain,” bebernya.

Bos perusahaan setrum pelat merah itu juga telah memberikan informasi mengenai melonjaknya tagihan listrik secara masif kepada masyarakat.

“Komunikasi yang kami lakukan melalui media maupun media sosial sebetulnya sudah cukup masif. Tetapi belum juga bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kami paham bahwa pelanggan kami 76 juta sehingga tidak mudah untuk bisa secara masif dengan mudah menjangkau ke 76 juta pelanggan itu,” jelasnya.

Untuk memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat, Zulkifli menjelaskan bahwa pihaknya sudah meminta kantor cabang PLN yang tidak memiliki akses media maupun media sosial memasang spanduk.

“Kami akan segera memasang spanduk di setiap kantor yang setiap hari didatangi oleh masyarkaat terutama di daerah yang tidak cukup banyak didapatkan informasi melalui media atau medsos,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya