Berita

Dirut PLN, Zulkifli Zaini saat rapat dengar pendapat bersama DPR RI/RMOL

Bisnis

Pemerintah Utang Setrum Rp 48 Triliun, Dirut PLN: Katanya Akan Dibayar Tahun Ini

RABU, 17 JUNI 2020 | 18:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih menunggu utang kompensasi dari pemerintah yang tak kunjung dibayar. Menurut Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, utang yang belum dibayarkan sebesar Rp 48 triliun.

“Katanya akan dibayar tahun ini,” kata Zulkifli dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).

Utang kompensasi pemerintah kepada PLN tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2018 hingga 2019. Pada tahun 2018, tercatat sebesar Rp 23 triliun, sedangkan tahun 2019 sebesar Rp 29 triliun.


“Sampai saat ini masih menunggu pembayaran dari pemerintah terkait dana kompensasi tersebut,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan keuangan PLN, perusahaan setrum pelat merah itu mengalami kerugian Rp 38 triliun. Hal itu disebabkan karena adanya nilai kurs rupiah yang melemah. Rupiah sempat anjlok sekitar Rp 16.367 per dolar AS pada kuartal pertama.

“Perlu kami sampaikan akhir Maret 2020 terjadi pelemahan nilai tukar terhadap mata uang asing akibat sentimen negatif Covid-19 dan lain-lain,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya