Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil/RMOL

Politik

Nasir Djamil: Presiden Takut Dana Covid-19 Berujung Seperti Century Gate

SELASA, 16 JUNI 2020 | 11:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diminta tidak hanya sekadar lip service ketika meminta KPK untuk 'menggigit' keras-keras oknum di pemerintahan maupun di luar pemerintahan yang melakukan penyelewengan dana Covid-19.

Selain itu, penerbitan Perppu 2/2020 juga kontradiktif dengan arahan presiden untuk mengawasi secara ketat penggunaan dana Covid-19. Pasalnya, Perppu Corona tersebut merupakan benteng pejabat negara untuk melakukan upaya penyelewengan.

Begitu yang dikatakan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/6).


Nasir menyampaikan, arahan presiden yang meminta KPK mengawasi secara ketat dana ratusan triliun tak lain sebagai bentuk kekhawatiran presiden bahwa dana Covid-19 bakal berujung seperti kasus-kasus besar yang mangkrak di meja peradilan.

“Itu di satu sisi, bisa jadi beliau sepertinya sudah membaca situasi itu. Di sisi lain, sudah menjadi pembicaraan di kami kalangan politisi, bahwa kalau dana ini tidak diawasi, maka akan berpotensi jadi bancakan, ada penyelewenangan. Presiden mungkin membaca itu, khawatir juga, bahwa bisa meledak lagi seperti Century atau kasus-kasus besar lainnya,” ujar Nasir.

“Mungkin bisa seperti Century gate, Jiwasraya gate, atau e-KTP gate,” imbuhnya.

Nasir menambahkan, sebelum adanya arahan presiden tersebut KPK sempat melakukan arahan kepada pemerintah saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, dan memberi peringatan agar pemerintah pusat dan daerah hati-hati dalam pelaksanannya.

“Ada guidance-nya dari KPK, bahkan KPK juga ikut mendampingi proses ini. Karena itu, perintah presiden tersebut langsung dilaksanakan agar dana tersebut tepat sasaran,” paparnya.

Kemudian, kata Nasir, DPR RI juga harus mengawasi secara ketat pelaksanaan dana Covid-19 ini. Namun, dia ragu DPR akan mampu mengawasi, lantaran mayoritas DPR merupakan koalisi pemerintah.

“Dan nanti timwas penanggulangan Covid-19 yang ada di DPR juga diharapkan bisa mengawasi ini. Tapi ini kan problemnya koalisinya, koalisi gemuk. Tentu saja ini menjadi kekhawatiran juga, makanya tetap mengedepankan prinsip profesionalisme. Ingat bahwa ini uang rakyat ya,” katanya.

“Jadi memang ini problemnya karena ini koalisi gemuk. Akhirnya yang sering terjadi ya sudahlah 'TST', tahu sama tahu aja. Artinya tidak ada upaya,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya