Berita

Calon Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Ilustrasi RMOL

Dunia

Ikut Dalam Penggalangan Dana Virtual Kampanye Joe Biden, Kamala Harris Selangkah Menuju Posisi Cawapres?

RABU, 10 JUNI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penggalangan dana virtual yang dilakukan oleh calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Joe Biden berhasil mengumpulkan dana hingga 3,5 juta dolar AS awal pekan ini.

Penggalangan dana yang merupakan bagian dari kampanye kepresidenan Biden itu diselenggarakan bersama dengan Senator Kamala Harris, sosok potensial yang digadang-gadang akan mendampingi Biden sebagai walon wakil presiden dalam pemilu presiden tahun ini.

Penggalangan dana besar-besaran itu dilakukan pada Selasa (9/5) dan sebagian besar dipicu oleh kontribusi dari 1.400 donor.


Kegiatan tersebut menandai langkah kedua terbesar sejauh ini bagi Biden. Sebelumnya, kegiatan serupa berhasil mengumpulkan hingga empat juta dolar AS pada awal bulan ini.

Meski Biden belum mengumumkan siapa sosok yang akan mendampinginya berlaga dalam pemilu presiden November mendatang, namun Harris sejauh ini telah menjalani pemeriksaan untuk mengisi posisi tersebut.

"Dia (Biden) adalah seseorang yang, apakah satu lawan satu atau berbicara kepada bangsa, selalu memiliki perasaan tentang bagaimana orang mengalami dunia ini, dan apa kebutuhan mereka," kata Harris, mengenai Biden, seperti dikabarkan The Hill.

Biden sendiri telah berjanji untuk memilih seorang wanita sebagai orang nomor dua yang akan mendampinginya dalam pemilu tahun ini. Dia berharap dapat mengumumkan kepada publik siapa sosok yang akan mendampinginya pada 1 Agustus mendatang.

Namun, beberapa waktu belakangan muncul tekanan yang meningkat agar Biden memilih seorang wanita kulit hitam sebagai pendampingnya. Salah satu tujuannya adalah untuk menghapus isu rasisme yang belakangan kembali memanas di negeri Paman Sam pasca kematian seorang pria kulit hitam bernama George Floyd di tangan polisi berkulit putih di Minneapolis.

Di tengah tekanan itu, nama Harris semakin menyita perhatian. Dia adalah wanita kulit hitam kedua yang terpilih menjadi anggota Senat. Dia juga telah menjadi advokat penting bagi reformasi polisi sejak pembunuhan Floyd.

Biden sendiri sangat vokal menyerukan keadilan atas kasus pembunuhan Floyd.

"Bangsa kita terguncang dalam kesedihan dan kemarahan atas pembunuhan brutal George Floyd atau rasisme sistemik yang masih menginfeksi setiap bagian masyarakat kita, sebagaimana Kamala tahu lebih baik daripada siapa pun. Pada saat yang sama, kita menghadapi bencana ekonomi terburuk sejak Depresi Hebat," kata Biden dalam acara penggalangan dana tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya