Berita

Penyerahan bantuan Hyundai Engineering/Net

Kesehatan

Doni Monardo Berharap Bantuan Hyundai Engineering Perkuat Hubungan Korea-Indonesia

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bantuan kepada pemerintah untuk penanganan pandemik Covid-19 terus mengalir. Salah satunya datang dari Hyundai Engineering Co. Ltd yang menyerahkan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 5 miliar.

Bantuan berupa perlengkapan proteksi diri dan peralatan diagnosa Covid-19. Bantuan ini merupakan lanjutan dari sebelumnya dimana Hyundai Engineering juga menyerahkan donasi kepada Pertamedika.

"Total nilai kedua donasi yang kami berikan mencapai Rp 5 miliar terdiri dari 4.800 unit peralatan diagnosa, 260.000 unit masker serta 1.500 unit termometer. Donasi ini akan didistribusikan ke seluruh penjuru Indonesia melalui BNPB," kata Delegasi Hyundai Engineering dalam keterangannya, Kamis (4/5).


Dalam sambutannya di depan Kepala BNPB, Doni Monardo, delegasi Hyundai mengatakan sebagai perusahaan yang menjalankan bisnisnya di Indonesia, Hyundai memiliki tanggungjawab sosial.

"Kami turut bertanggungjawab membantu masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemik Covid-19, dan kami berharap Indonesia dapat mengakhiri pandemik ini dalam waktu dekat," ujarnya.

Ketua BNPB, Doni Monardo menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Hyundai Engineering.

"Kami sangat berterimakasih atas dukungannya, dan saya percaya donasi ini akan membantu Indonesia mengatasi Covid-19. Saya juga berharap ini akan memperkuat hubungan persahabatan antara Korea dan Indonesia," kata Doni.

Diketahui Hyundai Engineering CO., Ltd adalah perusahaan EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) dari Korea Selatan, yang berpengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek fasilitas minyak dan gas, kelistrikan serta infrastruktur.

Saat ini, Hyundai Engineering tengah dipercaya oleh PT. Pertamina (Persero) untuk mengerjakan pembangunan Megaproyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang merupakan satu dari enam Megaproyek kilang yang dibangun oleh Pertamina. Keenam Megaproyek kilang itu terdiri atas empat proyek perluasan RDMP dan dua proyek pembangunan baru (Grass Root Refinery/GRR).

RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260.000 barel per hari (bpd) menjadi 360.000 pbd serta meningkatkan kualitas produk BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V, dan akan mengurangi beban impor solar hingga 17 persen karena produksi solar meningkat 23 persen atau 30.000 barel per hari.

RDMP Kilang Balikpapan juga akan menghasilkan produk baru propilen sebesar 230.000 ton per tahun. Proyek dengan nilai investasi sebesar US$6,5 miliar ini ditargetkan selesai pada tahun 2023 mendatang untuk tahap-1, kemudian tahap-2 ditargetkan tuntas pada tahun 2025.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya