Berita

Rahayu Saraswati (tengah) diapit oleh ayah dan pamannya Prabowo Subianto/Net

Nusantara

Digadang Terjun Di Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Pilih Manut Perintah Partai

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 04:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anak dari Hasyim Djojohadikusumo yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang juga keponakan dari Prabowo Subianto santer disebut akan turun gelanggang merebut kursi kepemimpinan di Tangerang Selatan dan dipasangkan dengan Muhamad.

Saat ini, Rahayu juga menjabat sebagai Ketua Bidang Advokasi Perempuan di DPP Partai Gerindra dan merupakan kader Gerindra terbaik.

Ketika dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOLBanten, Rahayu mengatakan peluangnya terbuka untuk terjun di Pilkada Tangsel jika memang mendapat perintah partai.


"Ya saya sih tentunya sebagai kader Partai Gerindra, istilahnya saya sebagai mantan anggota DPR RI tentunya selalu melihat di manapun saya bisa melayani masyarakat Indonesia tentunya saya terbuka," ujar Rahayu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (3/6) seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOLBanten.

Rahayu juga mengaku, kemauannya untuk bertarung di Pilkada Tangsel bukan atas inisiatifnya sendiri, tetapi karena ada permintaan dari DPC Partai Gerinda Tangsel.

Meski demikian dirinya masih menunggu sikap dari para petinggi partai apakah direkomendais atau tidak.

"Ini memang jelas inisiatif bukan dari saya tetapi dari DPC Gerindra Tangsel, tentunya masih didiskusikan. Tetapi setahu saya belum disampaikan ke petinggi-petinggi partai. Nah untuk hal itu, ya tentunya saya harus menunggu," terangnya.

"Dalam hal ini saya bukan asli dari Tangsel, tentunya saya akan perlu mengikuti arahan pimpinan Gerindra keputusan sepenuhnya ada di tangan pimpinan Gerindra," tambah Rahayu.

Namun, jika memang nantinya petinggi partai akan mengusung namanya maju di Pilkada Tangsel, dirinya sudah menyatakan sikap dan siap untuk memenangkan Pilkada Tangsel.

"Harus siap, kalau kita yang namanya sudah diminta atau diberikan mandat oleh partai apalagi oleh para pimpinan partai, ya tentunya harus siap untuk maju," terangnya.

"Tetapi sekali lagi karena ini baru tahap awal sekali, saya rasa ya tentunya kita juga akan melihat peluang kader lainnya, siapa saja yang mungkin bisa kita ajukan dan diskusinya masih panjang," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya