Berita

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha/Net

Dunia

Ada 9.404 WNI Yang Bekerja Sebagai Awak Kapal Di Luar Negeri, Mayoritas Di Asia Timur

RABU, 03 JUNI 2020 | 13:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Isu terkait awak kapal WNI di luar negeri masih terus menjadi persoalan, khususnya setelah kabar pelarungan beberapa ABK WNI di berbagai wilayah.

Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, ada sekitar 2,9 juta WNI yang tinggal di luar negeri. Dari angka tersebut, sebanyak 9.404 di antaranya merupakan pekerja migran yang bekerja sebagai ABK.

Sayangnya, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, menyebut, angka tersebut hanya didapatkan dari para ABK yang melakukan lapor diri di perwakilan Indonesia.


"Banyak warga negara kita yang tidak melakukan lapor diri sehingga tidak tercatat di perwakilan," ungkap Judha dalam konferensi pers virtual pada Rabu (3/6).

"Dari 9.404 itu, paling banyak bekerja di kawasan Asia Timur dan Tenggara," imbuhnya.

Ada pun ABK WNI tersebut terbagi ke dalam dua kategori, yaitu ABK untuk kapal niaga dan ABK untuk kapal ikan.

Judha mengakui, ABK kapal ikan kerap menjadi tantangan terbesar karena banyak dari mereka yang bekerja ke luar negeri tanpa memenuhi prosedur sehingga tidak tercatat di lembaga terkait.

"Demikian juga, karena mereka tidak mendapatkan pemahanam bekerja di luar negeri yag tepat, banyak tidak melakukan proses lapor diri di perwakilan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya