Berita

Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto (tengah), Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo (kanan), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat meresmikan Rumah Sakit Lapangan Pemprov Jatim/Net

Nusantara

Resmikan RS Lapangan Pemprov Jatim, Menkes: Semoga Tidak Banyak Penghuninya!

RABU, 03 JUNI 2020 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Di tengah lonjakan kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) melonjak, pemerintah meresmikan Rumah Sakit Lapangan Pemprov Jatim pada Selasa (2/6).

Acara peresmian tersebut dihadiri Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis oleh Doni Monardo dengan memecah kendi yang terbuat dari tanah liat tepat di depan pintu masuk bangsal.


"Dengan mengucap syukur, RS Lapangan Indrapura ini saya resmikan,” ucap Doni dilokasi peresmian.

Dengan diresmikannya RS tersebut Doni Monardo berharap proses penanganan yang selama dilakukan RS rujukan menjadi ringan.

“Pak Menteri Kesehatan selalu mengatakan jangan biarkan rumah sakit penuh pasien. Kalau penuh pasien, dokter dan perawatnya akan kelelahan, sehingga kemampuannya dalam menangani pasien menjadi berkurang,” kata Doni dalam sambutannya. 

Dikesempatan yang sama, Menkes Terawan Agus Putranto menyampaikan harapannya atas peresmian RS Lapangan Pemprov Jatim tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa kasus positif corona di Jatim tidak banyak. Sehingga, RS yang dibangun di kompleks Pemprov Jatim itu tidak banyak memiliki pasien yang dirawat, dan angka kasus Covid-19 dapat segera turun dan dikendalikan dengan baik.

“Saya bangga atas etos kerja teman-teman dalam berupaya membuat RS ini. Saya berdoa semoga RS ini tidak banyak penghuninya,” kata Terawan saat menyampaikan sambutan.

“Mudah-mudahan kasus di Jatim segera turun,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya