Berita

Ilustrasi/net

Dunia

Tianwen, Misi Ke Mars Pertama China Siap Diluncurkan Bulan Depan

RABU, 03 JUNI 2020 | 08:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China kembali membuat gebrakan baru untuk bisa menjadi kekuatan ruang angkasa pertama, mengejar ketertinggalannya dari Rusia dan Amerika Serikat.

Direktur China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC), Bao Weimin, mengatakan China akan meluncurkan misi pertamanya ke planet merah pada Juli atau Agustus.

Tianwen. Begitu nama misi Mars China.


Pesawat ruang angkasa Tianwen-1 direncanakan akan meluncur dengan roket Long March-5 pada musim panas ini agar bisa sampai ke Mars pada Februari 2021.

"Antara Juli dan Agustus tahun ini, kami akan menggunakan roket pembawa Long March-5 untuk meluncurkan (Tianwen)," ujar Bao dalam sebuah wawancara dengan CCTV yang dikutip Sputnik, Rabu (3/6).

Bao mengurai, misi Tianwen bertujuan untuk melakukan penyelidikan ke orbit di sekitar Mars dan mendaratkan robot penjelajah di permukaan planet tersebut. Misi tersebut akan beroperasi selama 90 hari Mars atau sekitar tiga bulan Bumi.

"Titik kunci pertama misi akan memastikan bahwa pengorbit ditangkap oleh medan gravitasi Mars. Dan yang berikutnya adalah bahwa pendaratan membutuhkan waktu tujuh hingga delapan menit," terangnya.

Sebelum melakukan misinya, China sudah berhasil melakukan uji coba di Bumi pada November 2019. Selain itu, pada Januari 2019, China juga menjadi negara pertama yang mendaratkan misi di sisi gelap permukaan bulan.

Selain misi ke Mars, China juga memiliki ambisi untuk meluncurkan satelit dan stasiun luar angkasa di Bulan pada 2022. Stasiun tersebut rencananya akan menampung tiga hingga enam astronot.

Program tersebut dibentuk China sebagai saingan dari program Artemis NASA yang berencana untuk menempatkan astronot di permukaan Bulan pada 2024.

Program tersebut juga akan menjadi pintu gerbang bagi China untuk bisa mengirim manusia ke Mars di masa depan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya